Kurikulum Pendidikan Islam

Pendidikan merupakanpersoalan yang kompleks, menyangkut semua komponen yg terkandung di dalamnya.Pendidikan Islam adalah pendidikan yg berdasarkan Alqur’an & As- sunnahselain memiliki tujuan keilmuan, Pendidikan Islam pula memiliki tujuanmenjadikan manusia menjadi khalifah yang bisa menjalankan tugasnya denganbaik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diharapkan adanya suatu acara yangterencana yg  bisa mengantar prosespendidikan sampai pada tujuan yg diinginkan. Proses belajar mengajar,pelaksanaannya, hingga penilaian, dalam pendidikan lebih dikenal menggunakan istilahkurikulum pendidikan.

Satu hal yang palingpenting dalam masalah pendidikan formal merupakan pengaturan kurikulum. Karenakurikulumlah yang dijadikan menjadi acuan bagi berjalannya proses pendidikan.Bahkan termasuk menjadi acuan bagi penilaian berhasil atau tidaknya proseskegiatan belajar mengajar yg dilakukan sang seseorang pengajar atau sekolah.

Kurikulum pendidikan Islam nir terbatasmempelajari mata pelajaran pengetahuan kepercayaan Islam saja sebagaimana kefahamankebanyakan warga . Tetapi pendidikan Islam itu sebenarnya mempunyaijangkauan yang lebih luas meliputi semua cabang ilmu pengetahuan yangdibenarkan sang kepercayaan Islam.

Kurikulumberasal menurut bahasa Yunani, yaitu curir yg artinya pelari dan curareyang berarti tempat berpacu. Jadi, kata kurikulum berasal menurut dunia olahraga pada zaman Romawi Kuno di Yunani, yang mengandung pengertian suatu jarakyang wajib ditempuh sang pelari menurut garis start sampai garis finish.Barulahpada tahun 1955 istilah kurikulum digunakan dalam bidang pendidikan dengan artisejumlah mata pelajaran pada suatu peguruan. Dalam kamus Webster tahun 1856kurikulum diartikan 2 macam, yaitu :

Sejumlahmata pelajaran yg harus ditempuh atau dipelajari anak didik disekolah atauperguruan tinggi untuk memperoleh ijazah tertentu.

Sejumlahmata elajaran yg ditawarkan oleh suatu forum pndidikan atau jurusan.

Kurikulum (manhaj/curriculum) adalahseperangkat perencanaan & media buat mengantar forum pendidikan dalammewujudkan tujuan pendidikan yang diinginkan.

Kosakata Kurikulum telah masuk kedalam kosakatabahasa Indonesia, menggunakan arti susunan planning pedagogi.

Sekian banyak pengertian kosakata tentangkurikulum menurut segi bahasa ini dapat diartikan, bahwa kurikulum merupakan rencanaatau bahasan pedagogi, sehingga arah kegiatan pendidikan menjadi jelas danterang. Pengertian ini terkait menggunakan hal yg paling menonjol dari isikurikulum, yaitu susunan bahan atau mata pelajaran yg akan dipakai sebagaiacuan pada kegiatan pendidikan.

Pada masa islam klasik, pakar pendidikan islammenggunakan kata al-maddah buat pengertian kurikulum. Lantaran dalam masaitu kurikulum lebih identik menggunakan serangkaian mata pelajaran yang harusdiberikan dalam siswa dalam taraf eksklusif.

Sejalan dengan perjalanan waktu, pengertiankurikulum mulai berkembang dan cakupannya lebih luas, yaitu meliputi segalaaspek yg mempengaruhi eksklusif siswa.Kurikulum dalam pengertian yang modernini mencakup tujuan, mata pelajaran, proses belajar dan mengajar sertaevaluasi.

Selanjutnya dijumpaipula pengertian kurikulum yang dikemukakan para ahli pendidikan, di antaranyaialah kurikulum menurut Ali Muhammad alKhawli merupakan seperangakat perencanaan danmedia buat mengantar lembaga pendidikan dalam mewujudkan tujuan pendidikan yangdiinginkan.

Sedangkan dari Muhammad Omar Muhammad alThoumy al Syaibany, kurikulum pendidikan Islam dikenal dengan istilah manhajyang berarti jalan terang yang dilewati oleh pendidik beserta anak didiknyauntuk mengembangkan pengetahuan, ketrampilan & perilaku mereka.

Hakikat Kurikulum Pendidikan Islam

Kurikulum pendidikanIslam merupakan bahan-bahan pendidikan Islam berupa aktivitas, pengetahuan danpengalaman yg dengan sengaja dan sistematis diberikan pada murid dalamrangka mencapai tujuan pendidikan Islam. Atau menggunakan kata lain kurikulum pendidikanIslam adalah semua kegiatan, pengetahuan dan pengalaman yg menggunakan sengajadan secara sistematis diberikan sang pendidik pada anak didik dalam rangkatujuan pendidikan Islam (H.syamsul Bahri Tanrere, 1993).

Konsep dasar kurikulumsebenarnya nir sesederhana itu,namun kurikulum dapat diartiakan menurutfungsinya sebagaimana pengertian berikut:

Kurikulum menjadi acara studi.

Kurikulum sebagai kegiatan terjadwal

Kurikulum sebagai output belajar

Kurikulum sebagai reproduksi cultural

Kurikulum sebagai pengalaman belajar

Berdasarkan keterangandi atas, maka kurikulum pendidikan Islam itu merupakan satu komponen pendidikanagama berupa indera buat mencapai tujuan.Ini bermakna buat mencapai tujuanpendidikan kepercayaan (pendidikan Islam) diharapkan adanya kurikulum yang sesuaidengan tujuan pendidikan Islam dan menunjang sinkron dengan kebutuhanpendidikan.Maka dibutuhkanlah kurikulum menjadi alat yg memiliki berbagaifungsi (multifungsi) demi terwujudnya finaldestination berdasarkan pendidikanitu sendiri.

Ciri-ciri Kurikulum Pendidikan Islam

Ciri-karakteristik kurikulum pendidikan islam Menurutal-Shaibani sebagaimana yang dikutip oleh Anin Nurhayati, pada bukunya“Kurikulum Inovasi” , bisa dijabarkan sebagai berikut:

Kurikulum pendidikan islam harus mewujudkan tujuan pendidikannya, materipelajarannya.  Untuk pelajaran kepercayaan dan akhlak harus diambil darial-qur’an & Hadist dan  model-model suri tauladan dari tokoh-tokohterdahulu yang baik.

Kurikulum pendidikan islam sangat memperhatikan pengembangan menyeluruhtentang aspek Pribadi murid, yaitu berdasarkan intelektual, psikologis, sosial danspitritual. Untuk pengembangan menyeluruh ini, kurikulum harus dengan tujuanpembinaan pada setiap aspek tersebut. Untuk para peserta didik wajib diajarkanberbagai ilmu pengetahuan.

Kurikulum pendidikan islam wajib memperhatikan ekuilibrium antarapribadi dan rakyat, dunia & akhirat, jasmani, logika dan rohani insan.Keseimbangan itu tentunya bersifat nisbi karena tidak bisa di ukur secaraobyektif

Kurikulum pendidikan islam jua memperhatikan seni halus, yaitu seniukir, pahat, tulis indah, gambar dan sejenisnya. Selain itu wajib memperhatikanpendidikan jasmani, latihan militer, teknik ketrampilan, latihan kejuruan,pertukangan dan bahasa asing. Semuanya berdasarkan talenta & minat.

Kurikulum islamjuga memperhatikan disparitas-disparitas kebudayaan di tengah masyarakat, baikitu kaitannya menggunakan kebutuhan dan masalah-perkara yang dihadapi warga ,keluwesan, dan menerima perkembangan & perubahan. Kurikulum pendidikan islam pula mempunyai keserasian menggunakan kesesuaian perubahan zaman.

Dalam literatul lain, disebutkan bahwaciri-karakteristik kurikulum pendidikan Islam adalah sebagai berikut:

Menonjolkan tujuan kepercayaan & akhlak dalam berbagai tujuan, kandungan,metode dan tehniknya yg bercorak agama.

Memperhatikan dan membimbing segala langsung peserta didik baik menurut sisiintelektual,

psikologis, sosial juga spiritualnya.

3.      Memperhatikan keseimbangan berbagaiaspek ilmu pengetahuan.

4.      Kurikulum yangdisusun selalu diadaptasi denganb bakat & minat peserta didik.

5.      Bersifat dinamisdan fleksibel yakni bisa menerima perkembangan dan perubahan apabiladipandang perlu.

Suatu kurikulumtak terkecuali kurikulum pendidikan Islam wajib mengandung beberapa unsurutama, seperti tujuan, isi mata pelajaran, metode mengajar dan evaluasi.Kesemuaunsur tersebut wajib tersusun & mengacu dalam sumber kekuatan yg menjadilandasan pada pembentukannya. Sumber kekuatan tersebut dikatakan sebagaiasas-asas pembentuk kurikulum pendidikan.

Muhammad alThoumy al Syaibany mengemukakan asas-asas pembentuk kurikulum sebagai berikut:

1.        Asas religius/kepercayaan

Kurikulumpendidikan Islam yg diterapkan berdasarkan nilai-nilai ilahiyah sehinggadengan adanya dasar ini kurikulum dibutuhkan bisa menolong peserta didik untukmembina iman yang bertenaga, teguh terhadap ajaran agama, berakhlak mulia danmelengkapinya dengan ilmu yang bermanfaat pada dunia dan akhirat. Sebagaimanasabda Nabi Muhammad SAW yg merupakan “sesungguhnya gw sudah meninggalkan untukkamu, yang jika kamu berpegang teguh kepadanya, maka engkau tidak akan tersesatselama-lamanya yaitu kitabullah dan sunnah nabi-Nya” (HR. Hakim).

2.        Asas falsafah

Asas inimemberikan arah tujuan pendidikan Islam. Dengan dasar filosofis maka kurikulumakan mengandung suatu kebenaran  terutamakebenaran pada bidang nilai-nilai sebagai pandangan hidup yg diyakini sebagaisuatu kebenaran.

tiga.        Asas Psikologis

Subscribe My Blog

Comments